27 May 2011

Komitmen Pemain @AremaFC

by wilda wildamalia et 5/27/2011 02:59:00 pm
Berstatus sebagai pemain penting bagi Arema kala merengkuh gelar ISL musim lalu, dan bertahan di skuad musim ini, Ahmad Bustomi, Juan Revi dan Benny Wahyudi tentu punya masa depan cerah di kancah sepak bola tanah air. Sayangnya, hingga musim hampir usai, nasib mereka belum jelas lantaran kemelut internal manajemen. Akankah mereka bertahan?

Dalam sebuah talkshow yang digelar Radio Senaputra, Kamis (26/5) malam, terungkaplah isi hati dari ketiga pilar muda Singo edan tersebut. Ketiga pemain yang sama-sama memiliki peran krusial di skuad besutan Miroslav Janu itu pun buka suara soal masa depan mereka.

“Sebagai pemain profesional, yang jelas saya pribadi akan menyelesaikan kontrak yang sudah saya tandatangani. Kontrak ini juga kan sebuah komitmen yang harus saya pegang sampai akhir musim nanti,” ujar Bustomi bijak.

Midfielder yang mengawali karir junior di SSB Unibraw dan kemudian berlanjut ke Persema Junior tersebut lantas menuturkan kecintaannya kepada Aremania dan kota Malang. “Saya dari kecil di Malang, saya besar di Arema dan menurut saya nggak ada kota senyaman Malang. Sebisa mungkin saya berusaha bertahan. Insya Allah..,” imbuh pemain yang dikenal low-profile dan religius itu.

Lain lagi bagi Juan Revi, midfielder serba bisa kelahiran 4 Juni 1986 tersebut mengaku bangga bila tetap dipercaya untuk berbaju Singo Edan musim depan. “Suatu kebanggaan saya bisa bermain untuk Arema. Yang jelas saya masih ingin tetap di Arema, itu kalau memang saya diberi kesempatan.”

Sementara itu, bagi Benny Wahyudi, keinginannya untuk tetap berada di Arema berkobar kuat. Pemuda yang juga salah satu anggota PON Jatim yang merebut medali emas pada gelaran PON ke XVII di Kalimantan Timur tersebut hanya menginginkan keadaan bisa lebih kondusif.

“Saya dari kecil juga di Arema, moga-moga saja musim depan masih diberikan kesempatan untuk terus bermain. Semoga musim depan keadaannya juga bisa jadi lebih baik, jadi kita sebagai pemain juga bisa bermain maksimal sesuai harapan Aremania.”

Apapun itu, tentu menjadi hak prerogatif seorang pemain untuk memutuskan masa depannya. Terlebih bukan menjadi sebuah rahasia lagi, jika kebijakan mengontrak pemain hanya untuk durasi satu musim membuat para pemain kerap merasa ‘kurang aman’ apabila menjelang tutup musim kontrak masih belum jelas. Apalagi, kini krisis manajerial-finansial serta intrik internal manajemen Arema masih belum menemui titik terang. (onn/bar)

Sumber

0 comments:

 

wildamalia bercerita Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea